Beberapa Jenis Alat Ukur

Halo semua....

Kalian pernah mengukur kan? Besaran apa yang kalian ukur? Kalau mengukur kelajuan dari sebuah kendaraan, alat ukur apa yang digunakan? Ya, jawabannya adalah spidometer yang biasanya sudah terpasang pada setiap kendaraan.
Ilustrasi
Baiklah, di sini akan saya berikan beberapa contoh alat ukur, yaitu alat ukur panjang, massa, dan waktu.

Alat Ukur Panjang

 

1. Penggaris/Mistar


Penggaris (mistar) adalah alat ukur panjang yang juga berfungsi sebagai alat untuk menggambar garis lurus. Alat ini paling sering dijumpai di sekolah dan biasa dibawa oleh para siswa. Setiap siswa pasti punya alat ukur jenis ini.

Panjang meteran sangat bervariasi. Ada yang memiliki panjang 10 cm, 15 cm, 20 cm, 30 cm, 50 cm, bahkan ada yang 100 cm. Bahannya juga bervariasi, ada yang terbuat dari kayu, plastik, atau logam. Skala yang digunakan pada umumnya adalah centimeter atau cm dan juga ditambah dengan inci.
Penggaris
Sekarang coba lihat gambar mistar di atas. Ada dua skala yang digunakan, yang atas (kiri) memakai cm dan dan yang bawah (kanan) memakai inci. Di sini saya hanya akan membahas yang centimeter saja.

Pada skala penggaris centimeter, skala terkecilnya adalah 0,1 cm atau 1 mm (pada mistar di atas skala terkecilnya ada dua, yaitu yang 0,5 mm pada skala kurang dari 10 cm dan 1 mm pada skala yang lebih dari 10 cm). Lihat rumus berikut:

Δx = ½ × skala terkecil

Menggunakan rumus di atas, kita bisa mengetahui nilai ketidakpastian (Δx) penggaris yang skala terkecilnya 0,1 cm (1 mm), yaitu 0,05 cm atau 0,5 mm. Sedangkan pada skala terkecil 0,05 cm (0,5 mm), nilai ketidakpastiannya adalah 0,005 cm atau 0,05 mm. Tetapi yang terakhir ini jarang dijumpai pada penggaris secara umum.

2. Meteran


Meteran atau pita meter atau meter ukur adalah alat ukur panjang yang biasanya digunakan untuk pekerjaan pembangunan. Panjang meteran sangat bervariasi, ada yang mempunyai panjang 3 m, 5 m, 10 m, 30 m, 50 m, dan 100 m. Meteran yang panjang biasanya berbentuk roll. Bahan yang digunakan untuk membuat meteran ini juga bervariasi ada yang berupa plastik, kayu, kain, atau plat besi. Skala yang digunakan biasanya ada dua, yaitu centimeter dan inci.
Meteran
Sekarang coba lihat gambar meteran di atas. Skala terkecil pada bagian centimeter sama dengan penggaris, yaitu 0,1 cm atau 1 mm. Jadi ketidakpastiannya juga sama, yaitu 0,05 cm atau 0,5 mm.

3. Jangka sorong


Jangka sorong adalah alat ukur panjang yang memiliki tiga kegunaan, yaitu pengukuran bagian luar benda, pengukuran sisi dalam benda, dan pengukuran kedalaman lubang.
Jangka sorong
Jangka sorong mempunyai dua rahang, yaitu:
  • Rahang tetap, skala pada rahang ini disebut skala utama.
  • Rahang geser (sorong), skala pada rahang ini disebut skala nonius atau skala vernier. Skala nonius terdiri dari 10 skala yang mempunyai panjang 9 mm, sehingga 1 skala memiliki panjang 0,9 mm.
Skala terkecil jangka sorong adalah 0,1 mm, sehingga ketidakpastiannya adalah 0,05 mm atau 0,005 cm. Untuk cara membaca skala jangka sorong akan saya tulis pada artikel tersendiri.

4. Mikrometer sekrup


Mikrometer sekrup atau mikrometer adalah alat ukur panjang yang digunakan untuk mengukur ketebalan benda yang sangat tipis. Misalnya adalah ketebalan kertas atau ketebalan uang logam.
Mkrometer sekrup
Sama halnya dengan jangka sorong, mikrometer juga mempunyai dua rahang, yaitu:
  • Rahang tetap, skala pada rahang ini disebut skala utama.
  • Rahang putar, skala pada rahang ini dinamakan skala nonius atau skala putar. Skala nonius terdiri dari angka 0 sampai 50. Setiap satu putaran pada rahang putar, menggeser rahang utama sejauh 0,5 mm.
Skala terkecil mikrometer adalah 0,01 mm, sehingga ketidakpastiannya adalah 0,005 mm atau 0,0005 cm. Untuk cara membaca skala pada mikrometer juga akan saya tulis pada artikel lainnya.

Alat Ukur Massa


1. Neraca pegas/Dinamometer


Neraca pegas
Neraca pegas adalah timbangan yang menggunakan pegas dan digunakan dengan cara digantung.  Selain digunakan untuk mengukur massa, neraca pegas juga digunakan untuk mengukur berat benda karena neraca ini mempunyai dua skala, yaitu skala gram dan skala newton.

2. Neraca sama lengan

Neraca sama lengan
Neraca sama lengan adalah neraca yang biasa digunakan untuk menimbang emas. Neraca ini mempunyai dua piringan, yang satu untuk beban dan yang satu untuk anak timbangan. Jika kedua piringan seimbang, berarti massa beban dan anak timbangan sama.

3. Neraca O'Hauss

Neraca O'Hauss
Neraca O'Hauss adalah neraca lengan yang terdiri dari banyak lengan. Ada yang terdiri dari tiga lengan dan ada pula yang empat lengan. Pada neraca O'hauss tiga lengan, lengan pertama mempunyai skala ratusan gram, sedangkan yang kedua puluhan gram, dan yang ketiga satuan gram. Untuk yang empat lengan juga sama, hanya saja ada tambahan di lengan keempat yang berupa pecahan.

Alat Ukur Waktu


1. Jam

Jam tangan
Jam adalah alat penunjuk waktu yang memiliki angka-angka mulai dari 1 sampai 12. Umumnya, alat ini berbentuk melingkar dengan tiga jarum di tengahnya. Jarum pertama menunjukkan jam, jarum kedua menunjukkan menit, dan jarum ketiga menunjukkan detik. Alat ukur waktu jenis ini biasa ditempatkan di dinding untuk jam dinding dan dipakai di tangan untuk jam tangan atau arloji.

2. Stopwatch

Stopwatch
Stopwatch adalah alat untuk mengukur selisih waktu yang diperlukan suatu kegiatan. Misalnya adalah pada olahraga lari yang digunakan untuk mengukur berapa lama pelari untuk meempuh jarak tertentu.

0 komentar